Hati Merindu Karena Ayat-Ayat Cinta

November 28, 2007 at 3:26 pm 8 comments

Ayat-Ayat Cinta The Movie

 

Setelah membaca novelnya kini giliran ingin menonton filmnya. Berita baiknya, Ayat-Ayat Cinta The Movie produksi MD Pictures akan segera diputar di bioskop-bioskop seluruh Indonesia. Buat Anda yang belum familiar dengan novel Ayat-Ayat Cinta, bisa browsing infonya langsung melalui Wikipedia.

Novel ini berisikan cerita tentang seorang pemuda Indonesia bernama Fahri bin Abdullah Shiddiq yang telah tujuh tahun menempuh pendidikan di Universitas Al Ahzar di Kairo, Mesir. Dalam kehidupannya sebagai seorang mahasiswa dia menemui banyak tantangan dalam hidup dari masalah keuangan, kesehatan, sampai urusan cinta. Pada suatu saat Fahri bertemu dengan seorang gadis Amerika yang tertarik dengan agama Islam bernama Alicia dan seorang gadis Jerman Palestina Turki bernama Aisha yang menaruh hati pada Fahri. Dalam novel ini, tokoh Fahri dikisahkan sebagai seseorang yang sempurna, hampir tanpa cacat sedikitpun. Pintar, rajin dan beruntung mendapatkan istri yang kaya serta banyak disukai oleh orang-orang, termasuk kaum hawa.

Yup, novel best seller karya kang Abik (Habbiburahman El Shirazy) memang benar-benar memikat. Hati ini hanyut dan seakan pasrah begitu saja mengikuti alur demi alur ceritanya. Tak cukup itu saja, ternyata salah satu pesan moral yang disampaikan melalui torehan cerita kang Abik membuat hati ini makin merindu. Merindu? Ya, hati ini rindu menikah. Dengan menikah ingin segera sempurnakan sebagian dari ibadah.

Bagi anda yang amat penasaran dengan Ayat-Ayat Cinta The Movie, silahkan lihat trailernya disini. Dan yang ingin melihat poster filmya bisa dicari disini.’

PS : Ingin download poster dan trailer film Ayat-Ayat Cinta dari MD Pictures secara terpisah, silahkan klik disini

Entry filed under: Film, Novel. Tags: , , .

Tolak Banned 2007, Ajang Ngumpul Publisher Jogja Asma Allah Selalu Menggetarkan Hati

8 Comments Add your own

  • 1. agusnaim  |  November 29, 2007 at 11:48 am

    nyumbang dikit mas, bagi yang pengenbaca Ayat-Ayat Cinta, ini ada link-nya…
    http://wirasutra.com/blog/novel-percuma-khas-untuk-pengunjung/
    kebetulan ada yang ngasih link itu di blog-ku, meski ada yang bilang melanggar hak-cipta (aku juga brependapat gitu sih) tapi mau gimana lagi🙂

    Reply
  • 2. akudaniy  |  December 2, 2007 at 2:38 pm

    ikutan kasih komen sesama angkringster!
    KEDUAXX..
    aku lum baca novelnya, tapi denger2, ceritanya emang bagus [denger dari pogung satu-tujuh-tujuh[dot]kom]

    btw, snapshotnya matiin dunk! hee.. I just feel annoyed whenever it floats above my link-hovering pointer.
    [hanya saran]

    Reply
  • 3. Ray  |  December 2, 2007 at 7:13 pm

    wah sep ini… tunggu tayang perdananya deh, udah gak sbar liat movienya😉 thanks infonya

    Reply
  • 4. Wirasutra  |  December 3, 2007 at 5:01 am

    Terima kasih ya saudara agusnaim kerana mempromosikan blog saya di sini…😀
    Apapun saya menghormati hakcipta tersebut, oleh kerana itu post itu telah saya padamkan dari blog saya.

    Reply
  • 5. May  |  January 15, 2008 at 2:05 pm

    Kalo baca novelnya, ayat-ayat cinta emang keren, mengalir dan enak dibaca. Tapi, agak ragu sama filmnya. Maklum, seringkali bagus ditulis, tapi pas diangkat ke movie jadi gimana gitu…. sambil nonton jadi bawaan pengen ngomel-ngomel mulu…🙂
    tapi kalo ada yang mau nraktir nonton sih mauuuu…😀

    Reply
  • 6. May  |  March 8, 2008 at 11:43 am

    akhirnya jadi nonton filmnya… keren banget oiy… sampe nangis lo…
    puas banget deh nonton film indonesia yang satu ini.. setelah lama ga pernah bisa dapet film indonesia berkualitas. salut sama penulis novel yang menulis novel berkualitas, kang ebik, dan pembuat film yang bisa bikin film berkualitas pula, hanung, walo tantangannya besar juga. denger-denger novel nya laku kejual sampe 300 ribu copy, tapi filmnya dah ditonton sampe 800 ribu orang hanya dalam waktu seminggu. keren banget tuh. issue yang diangkat juga bukan issue klise yang basi, dan film juga penuh dengan kritik sosial yang dalam maknanya. keren abis deh. salut buat kang ebik dan hanung.
    buat yang udah baca novelnya tapi belum nonton filmnya, nonton aja ga apa. ga usah takut bakal beda banget, soalnya, film ama novel emang beda. kalo novel itu kita berimajinasi sendiri dari hasil membaca. gampang kan. walo beda sama orang laen kan ga masalah. sementara kalo nonton film berarti kita nonton hasil imajinasi pembuat film dari membaca. kalo film yang kita tonton bagus berarti imajinasi pembuat film dari membaca novel bagus karena bisa diterima banyak orang. makanya sekali lagi salut buat hanung.
    novelnya bagus, filmnya bagus, dua duanya bagus, ga perlu dibandingin, dinikmatin aja…..

    Reply
  • 7. pauzi  |  March 9, 2008 at 11:30 am

    saya pauzi senang nih liat film ayat ayat cinta ceritanya asih banget penuh dengan nasehat nilai2 islami.
    tapi saya berharap filem nya kurang sempurna dari
    cerita novel yang sebenarnya… jadi mohon film nya
    di buat yang lengkap sesuai dengan novel
    terima kasih ( pauzi ).

    Reply
  • 8. hayva  |  March 11, 2008 at 12:30 pm

    waw…..!!!!menakjubkan film ayat-ayat cinta.yang tadinya aku gak suka amabioskop.E….e ternyata penasaran banget ma yang namanya ayat-ayat cinta.Salut banget buat mas Hanung…..!!!!!!!!!!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Where Are You From ?

Supported By


%d bloggers like this: